Blogger news

Kantor Desa Latali

Kantor Desa Latali Kecamatan Pakue Tengah

KETAPANG

Ketahanan Pangan Desa Pasampang

KETAPANG

Program Ketahanan Pangan Desa Powalaa

Musyawah Desa

Musyawarah Desa Penetapan APBDes Tahun Anggaran 2026

JALAN POROS

Jalan Poros Desa Latali

Selamat Datang di Pusat Informasi Pembangunan Desa Kecamatan Pakue Tengah Kabupaten Kolaka Utara

Sabtu, 06 Juni 2026

Deteksi Dini Stunting, Posyandu Desa Powalaa dan Desa Labipi Awali Bulan Juni dengan Layanan Gizi Maksimal


POWALAA & LABIPI
— Memasuki minggu pertama di bulan Juni, Pemerintah Desa Powalaa dan Desa Labipi menunjukkan komitmen kuat dalam menjaga kesehatan masyarakat, khususnya tumbuh kembang anak dan kesehatan ibu hamil. Kegiatan Posyandu (Pos Pelayanan Terpadu) bulanan digelar secara berkala di pos masing-masing desa pada Hari kamis tanggal 4 juni 2026 di desa powala’a dan hari jum’at tanggal 5 Juni 2026.

Sejak pagi hari, antusiasme warga terlihat dari ramainya para ibu yang membawa balita mereka. Kader Posyandu di kedua desa, didampingi oleh petugas kesehatan dari Puskesmas setempat, dengan sigap memberikan pelayanan prima yang meliputi penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan, imunisasi, serta pemberian Vitamin A. . Fokus utama kegiatan bulan ini adalah validasi data tumbuh kembang balita guna menekan angka risiko stunting di tingkat desa. Para kader kesehatan bekerja sama dengan tenaga medis Puskesmas memberikan layanan imunisasi, pengukuran tubuh, serta konseling gizi gratis bagi para orang tua.

Kepala Desa Powalaa menyampaikan bahwa penimbangan rutin ini bukan sekadar rutinitas, melainkan langkah krusial dalam mendeteksi dini risiko stunting. "Kami ingin memastikan tidak ada anak di desa kami yang luput dari pemantauan gizi," ujarnya.

Senada dengan hal tersebut, pihak Pemerintah Desa Labipi juga menekankan pentingnya Pemberian Makanan Tambahan (PMT) yang berkualitas. Pada giat bulan ini, menu PMT yang disajikan berbasis pangan lokal kaya protein, seperti bubur kacang hijau dan telur rebus, guna mengedukasi orang tua mengenai pemenuhan gizi seimbang tanpa biaya mahal.

Selain pelayanan untuk balita, Posyandu minggu ini juga membuka layanan pemeriksaan gratis bagi ibu hamil dan kelas edukasi singkat mengenai pola asuh sehat. Melalui sinergi kader dan kesadaran masyarakat yang tinggi, diharapkan angka kesehatan keluarga di Desa Powalaa dan Desa Labipi terus meningkat ke arah positif.

 

Rabu, 03 Juni 2026

Mengakselerasi Pembangunan Desa: Catatan Rapat Koordinasi TPP Wilayah III Tahun 2026

 

KOLAKA UTARA – Bertempat di Cafe Alula Desa Lawata , Kecamatan Pakue Utara Tempat pertemuan Wilayah III, hari ini Kamis (4/6/2026) telah sukses diselenggarakan Rapat Koordinasi (Rakor) Tenaga Pendamping Profesional (TPP) Wilayah III. Pertemuan strategis ini menjadi momentum penting dalam menyamakan persepsi, mengevaluasi capaian kinerja, serta merumuskan langkah taktis percepatan pembangunan desa  tahun anggaran 2026.

Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran pendamping desa lintas kecamatan di Wilayah III, dengan rincian kehadiran sebagai berikut:

  • Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat (TAPM): 1 Orang
  • TPP Kecamatan Porehu: 2 Orang
  • TPP Kecamatan Pakue: 3 Orang
  • TPP Kecamatan Batu Putih: 2 Orang
  • TPP Kecamatan Pakue Utara: 3 Orang
  • TPP Kecamatan Pakue Tengah: 2 Orang

Agenda Strategis Rakor Wilayah III

Rapat koordinasi kali ini membahas 9 agenda krusial yang menjadi indikator utama keberhasilan pendampingan desa. Berikut adalah poin-poin pembahasan dalam rakor tersebut:

1. Sambutan Ketua Kelas Wilayah III & Pembukaan Acara

Acara diawali dengan sambutan hangat dari Ketua Kelas TPP Wilayah III (SULTAN DARAMPA) TAPM Kabupaten Kolaka Utara  yang sekaligus membuka kegiatan rakor secara resmi. Dalam sambutannya, Ketua Kelas menekankan pentingnya soliditas dan komitmen tinggi dari seluruh pendamping dalam mengawal program-program prioritas kementerian di tingkat desa.

2. Update Laporan Perencanaan Tahun 2026

Agenda kedua berfokus pada peninjauan kembali (update) dokumen dan laporan perencanaan pembangunan desa tahun 2026. Hal ini dilakukan untuk memastikan seluruh tahapan perencanaan berjalan sesuai dengan regulasi dan ketetapan waktu yang ada dan terinput pada laporan.

3. Progress Pemeringkatan BUMDes

Peserta rakor mengevaluasi perkembangan pemeringkatan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di masing-masing kecamatan. Pemeringkatan ini krusial untuk memetakan kategori BUMDes (Perintis, Pemula, Berkembang, atau Maju) agar intervensi pembinaan ke depan lebih tepat sasaran . capaian Progress Pemeringkatan BUMDes Wilayah III :

1. Kecamatan Pakue : 2 Desa

2. Kecamatan Pakue Tengah : 4 Desa

3. Kecamatan Pakue Utara : 7 Desa

4. Kecamatan Batu Putih : 4 Desa

5. Kecamatan Porehu : 1 Desa

4. Progress Badan Hukum BUMDes

Melanjutkan bahasan BUMDes, agenda keempat membedah sejauh mana progres pendaftaran dan sertifikasi Badan Hukum BUMDes di wilayah III. Status badan hukum ini sangat penting agar BUMDes memiliki legalitas formal dalam menjalankan kerja sama usaha. Capaian Progress Badan Hukum BUMDes Wilayah III

1. Kecamatan Pakue : 3 Desa

2. Kecamatan Pakue Tengah : 6 Desa

3. Kecamatan Pakue Utara : 8 Desa

4. Kecamatan Batu Putih : 8 Desa

5. Kecamatan Porehu : 1 Desa

5. Pembahasan DRP Ver3 (Daily Report Pendamping Versi 3)

Sebagai instrumen kinerja, implementasi aplikasi DRP (Daily Report Pendamping) Versi 3 menjadi sorotan. Dilakukan diskusi mendalam mengenai kendala teknis maupun substansi pengisian laporan harian agar seluruh aktivitas pendampingan terdokumentasi dengan baik di sistem pusat.

6. Progress eHDW dan Jelang Rembug Stunting

Menghadapi agenda nasional penanganan stunting, rakor membahas progres pemutakhiran data pada aplikasi eHDW (electronic Human Development Worker). Kesiapan desa-desa dalam menyelenggarakan Rembug Stunting tingkat desa juga dipastikan agar usulan program konvergensi stunting masuk dalam RKPDes.

7. Evaluasi Webblogspot dan Presentasi Masing-Masing Pemred

Dalam rangka keterbukaan informasi dan publikasi kegiatan, dilakukan evaluasi terhadap pengelolaan webblogspot masing-masing kecamatan. Sesi ini menarik karena diisi dengan presentasi langsung dari para Pemimpin Redaksi (Pemred) media kecamatan mengenai capaian literasi dan publikasi desa.

8. Laporan BLT dan BNBA

Rakor juga memastikan validitas laporan penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa serta kelengkapan data By Name By Address (BNBA) Keluarga Penerima Manfaat (KPM), guna menghindari terjadinya tumpang tindih bantuan.

9. Progress Pencairan Dana Desa

Agenda pamungkas ditutup dengan evaluasi progres pencairan Dana Desa (DD) tahun 2026 untuk masing-masing kecamatan. Pendamping diminta aktif mengawal desa yang masih mengalami kendala administratif agar penyerapan anggaran dapat berjalan optimal demi pembangunan masyarakat.

Penutup

Melalui Rapat Koordinasi Wilayah III ini, diharapkan seluruh TPP yang bertugas di Kecamatan Porehu, Pakue, Batu Putih, Pakue Utara, dan Pakue Tengah dapat bergerak lebih cepat, responsif, dan akurat dalam mendampingi desa. Sinergi yang kuat antara TAPM dan TPP Kecamatan menjadi kunci suksesnya kemandirian desa di Wilayah III.

Salam Berdesa!

 

Selasa, 19 Mei 2026

Tingkatkan Ketahanan Pangan, Desa Powalaa Sukses Kembangkan Budidaya Selada Hidroponik

PAKUE TENGAH, KOLAKA UTARA – Pemerintah Desa Powalaa, Kecamatan Pakue Tengah, Kabupaten Kolaka Utara, mengambil langkah inovatif dalam memperkuat ketahanan pangan masyarakat. Melalui pemanfaatan teknologi pertanian modern, desa ini sukses meluncurkan program pelatihan dan pengembangan budidaya tanaman selada menggunakan metode hidroponik.

Kegiatan yang dipusatkan di area sekitar kantor desa dan dikelola oleh bumdes, Program ini hadir sebagai jawaban atas tantangan pemenuhan kebutuhan pangan sehat dan bernilai ekonomis tinggi.

Kepala Desa Powalaa mengungkapkan bahwa pemilihan tanaman selada bukanlah tanpa alasan. Selain masa panennya yang relatif cepat (sekitar 30–40 hari), permintaan pasar terhadap sayuran selada segar di wilayah Kolaka Utara terus meningkat.

"Kami ingin menjadikan Desa Powalaa sebagai pelopor pertanian modern di Pakue Tengah. Budidaya selada hidroponik ini sangat cocok karena tidak membutuhkan lahan yang luas, bebas dari hama tanah, dan memiliki nilai jual yang bagus. Ini adalah langkah nyata kami untuk ketahanan pangan sekaligus pemulihan ekonomi warga," ujarnya saat meninjau instalasi hidroponik desa.

Edukasi Sistem Hidroponik: Dari Penyemaian hingga Nutrisi

Dalam kegiatan tersebut, masyarakat Desa Powalaa diberikan edukasi intensif mengenai teknis budidaya hidroponik yang efisien. Warga diajarkan menggunakan sistem Wick (sumbu) yang ramah kantong untuk skala rumah tangga, serta sistem DFT/NFT menggunakan pipa paralon untuk skala komunitas yang lebih besar.

Para peserta dipandu langsung untuk menguasai beberapa tahapan krusial, di antaranya:

  • Penyemaian Benih Selada: Menggunakan media rockwool agar akar tanaman tumbuh kuat dan rapi.
  • Manajemen Nutrisi AB Mix: Mengatur kepekatan nutrisi air (PPM) yang tepat agar daun selada tumbuh lebar, renyah, dan tidak pahit.
  • Perawatan Teknis: Menjaga kebersihan instalasi dan memastikan pasokan sinar matahari yang cukup agar tanaman tidak mengalami etiolasi (tumbuh terlalu kurus dan tinggi).

Dukungan Kecamatan dan Keberlanjutan Program

Pihak Pemerintah Kecamatan Pakue Tengah memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif yang dilakukan oleh Pemerintah Desa Powalaa. Program ini dinilai menjadi percontohan yang baik bagi desa-desa lain di Kolaka Utara dalam memanfaatkan dana desa untuk sektor ketahanan pangan yang produktif.

Sebagai rencana keberlanjutan, hasil panen perdana selada hidroponik ini nantinya tidak hanya dikonsumsi untuk memenuhi gizi keluarga guna mencegah stunting, tetapi juga akan dipasarkan ke beberapa pengecer, rumah makan, dan pasar lokal. Keuntungan dari penjualan tersebut nantinya akan diputar kembali menjadi modal kelompok untuk memperbesar skala produksi instalasi hidroponik di Desa Powalaa. (Humas/Red)

Kamis, 07 Mei 2026

Mengintip Kelancaran Penyaluran BLT 8 Mei 2026: Komitmen Pemerintah Hadir untuk Masyaraka


Pemerintah kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga stabilitas ekonomi masyarakat, khususnya bagi keluarga yang membutuhkan. Pada hari Jumat, 8 Mei 2026, telah dilaksanakan penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) tahap terbaru secara serentak di wilayah kita.

Proses penyaluran yang berlangsung sejak pagi hari ini berjalan dengan tertib, aman, dan transparan. Yuk, simak rangkuman kegiatannya di bawah ini!

Detail Kegiatan Penyaluran BLT

Kegiatan yang dipusatkan di Aula Utama Kantor Desa/Kecamatan ini dihadiri oleh jajaran perangkat desa, pendamping desa, serta diawasi langsung oleh pihak keamanan setempat guna memastikan seluruh proses berjalan kondusif.

Berikut adalah rincian singkat mengenai penyaluran BLT kali ini:

Komponen KegiatanKeterangan
Tanggal PelaksanaanJumat, 8 Mei 2026
Waktu08.00 WIB – Selesai
LokasiAula Kantor Desa Powala'a
Target Penerima6 Keluarga Penerima Manfaat (KPM)
Besaran BantuanRp 300.000 per KPM

Alur Penyaluran yang Tertib dan Efisien

Untuk menghindari antrean panjang yang melelahkan bagi warga, panitia menerapkan sistem alur pelayanan yang terstruktur:

  1. Meja 1: Verifikasi Data – Warga mencocokkan KTP dan Kartu Keluarga (KK) asli dengan daftar KPM yang telah ditetapkan.

  2. Meja 2: Penandatanganan Bukti – Penerima manfaat menandatangani atau memberikan cap jempol pada berita acara serah terima.

  3. Meja 3: Penyerahan Dana – Penyerahan uang tunai secara utuh tanpa ada potongan sepeser pun.

  4. Dokumentasi – Foto bersama sebagai bukti transparansi laporan pertanggungjawaban.

Catatan Penting: Bagi warga lansia atau yang sedang sakit dan tidak bisa hadir ke lokasi, panitia beserta petugas jajaran terkait melakukan sistem door-to-door (mengunjungi langsung ke rumah warga) agar hak mereka tetap terpenuhi.

Harapan dari Penyaluran BLT Ini

Kepala Desa/Wilayah dalam sambutannya menyampaikan pesan menyentuh kepada seluruh warga penerima manfaat:

  • Prioritaskan Kebutuhan Pokok: Bantuan ini diharapkan dapat digunakan secara bijak untuk membeli bahan pangan, biaya pendidikan anak, atau kebutuhan kesehatan.

  • Stimulus Ekonomi Lokal: Dengan berbelanja di warung-warung tetangga sekitar, perputaran uang di desa kita juga akan ikut bergerak positif.

Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh pihak yang telah membantu menyukseskan acara ini, sehingga bantuan dapat diterima oleh tangan yang tepat secara cepat dan efisien.